Profil

Dimensi, Indikator, dan Variabel Penyusun IIWCP

Dimensi

Indikator

Variabel

Sumber

1. Aktivitas Inti

1.1. Manajemen Pengumpulan

1.1.1.    Memiliki SOP pengumpulan harta wakaf

WCP 15

1.1.2.    Memiliki SOP pengelolaan harta wakaf berdasarkan jenisnya

WCP 15

1.1.3.    Pemanfaatan teknologi digital dalam pengumpulan harta wakaf

WCP 15

1.1.4.    Memiliki mitra pengumpulan harta wakaf

WCP 15

1.2. Manajemen Distribusi

1.2.1.    Memiliki SOP penyaluran hasil wakaf

WCP 17

1.2.2.    Memiliki kriteria penerima manfaat wakaf (mauquf 'alaih)

WCP 17

1.2.3.    Memiliki mitra penyaluran hasil wakaf

WCP 17

1.3. Masalah Harta wakaf, provisi dan cadangan

1.3.1.   Memiliki sistem monitoring dan evaluasi atas kinerja aset wakaf

WCP 18

1.3.2.   Memiliki SOP penanganan aset wakaf bermasalah

WCP 18

1.3.3.   Memiliki strategi diversifikasi investasi

WCP 18

1.4. Transaksi dengan pihak terkait

 

1.4.1.    Memiliki kode etik dalam memberdayakan aset wakaf

WCP 19

1.4.2.   Memiliki SOP terkait dengan mitra pengelolaan aset wakaf

WCP 19

2. Tata Kelola

2.1. Tata Kelola Nazhir yang Baik (Good Nazhir Governance)

2.1.1.    Memiliki Rencana Strategis atau Kebijakan Umum Organisasi Nazir

WCP 13

2.1.2.    Memiliki kebijakan/SOP sumber dana bagi hak nazhir

WCP 13

2.1.3.    Memiliki kelengkapan struktur organisasi dan deskripsi kerjanya

WCP 13

2.1.4.    Memiliki sistem rekrutmen dan pengembangan SDM nazhir

WCP 13

2.1.5.    Memiliki SDM nazhir yang tersertifikasi

WCP 13

 

2.1.6.    Memiliki Kode Etik Nazir

WCP 13

 

2.1.7.    Memiliki sistem remunerasi bagi nazir

WCP 13

2.2. Kepatuhan Syariah dan Audit Internal

2.2.1.    DPS memiliki SOP pengawasan syariah

WCP 26

2.2.2.    Memiliki SOP audit internal keuangan

WCP 26

2.2.3.    Memiliki SOP audit internal program

WCP 26

2.3. Laporan Keuangan dan Audit Eksternal

2.3.1.   Memiliki basis data (database)

WCP 27

2.3.2.   Memiliki laporan pengelolaan wakaf

WCP 27

2.4. Disclosure dan Transparansi

2.4.1.    Memiliki laporan keuangan

WCP 28

2.5. Penyalahgunaan Harta Wakaf

2.5.1.      Memiliki sistem deteksi dan pengendalian sumber dana atau aset wakaf

WCP 29

2.5.2.      Memiliki SOP pencegahan penyalahgunaan dana atau aset wakaf

WCP 29

3. Manajemen Risiko

3.1. Manajemen Risiko secara Umum

3.1.1.    Memiliki pengetahuan, SOP, dan SDM manajemen risiko

WCP 14

 

3.1.2.    Memiliki laporan audit manajemen risiko

WCP 14

3.2. Risiko Kemitraan Pengelolaan Aset atau Dana Wakaf

3.2.1.    Memiliki Kemampuan Mengelola Risiko Kemitraan

WCP 16

3.3. Risiko Transfer dan Negara

3.3.1.      Memiliki Kemampuan Mengelola Risiko Transfer Antarnegara

WCP 20

3.3.2.      Memiliki Kemampuan Membuat Profil Negara Kerja Sama

WCP 20

3.4. Risiko Pasar

3.4.1.   Memiliki Kemampuan Mengelola Risiko Pasar

WCP 21

3.5. Risiko Kehilangan Reputasi dan Aset Wakaf 

3.5.1.    Memiliki Kemampuan Mengelola Risiko Reputasi dan Hilang Aset Wakaf

WCP 22

3.6. Risiko Penerimaan dan Bagi Hasil

3.6.1.    Memiliki Kemampuan Mengelola Risiko Penerimaan dan Bagi Hasil

WCP 23

3.7. Risiko Distribusi

3.7.1.    Memiliki Kemampuan Mengelola Risiko Pendistribusian

WCP 24

3.8. Risiko Operasional dan Kepatuhan Syariah

3.8.1.    Memiliki Kemampuan Mengelola Risiko Operasional

WCP 25

 

3.8.2.    Memiliki Kemampuan Mengelola Risiko Kepatuhan Syariah

WCP 25

 

 

Setelah dirumuskan dimensi, indikator dan variabel IIWCP, ditentukan bobot setiap dimensi dan indikator melalui metode Analytical Hierarchy Process (AHP). Tabel 2 memperlihatkan rangkuman keseluruhan dari bobot kontribusi masing-masing dimensi dan indikator penyusun IIWCP.